Penyebab Gigi Keropos dan Cara Cepat Mengatasinya

Aug 29, 2019 |

Anda mungkin sudah sering mendengar penyakit tulang alias osteoporosis. Bagaimana dengan gigi keropos? Jika Anda sering mengeluh gigi sensitif dan mudah patah, ini bisa menjadi tanda bahwa gigi Anda mulai keropos. Kehilangan gigi tidak boleh diremehkan dan harus segera diobati. Jika dibiarkan berlanjut, kondisi ini dapat menyebabkan lubang yang serius.

Jadi apa yang menyebabkan gigi keropos dan bagaimana cara mengatasinya? Ayo, cari tahu jawabannya di ulasan berikut.

Apa itu gigi keropos?

Gigi berpori mirip dengan karies normal. Perbedaannya adalah lubang pada gigi akibat bentuk keropos yang berpori di lapisan tengah gigi (dentin). Sedangkan karies gigi biasanya terjadi pada lapisan terluar (enamel).

Karies dan karies dapat diamati dengan jelas dari luar dengan mata telanjang. Namun, kehilangan gigi mungkin terlihat memuaskan. Kehilangan gigi tidak bisa dilihat dengan mata telanjang.

Kondisi ini membuat gigi sehat di luar, tetapi sebenarnya kosong di dalamnya. Tetapi ketika sinar-X dengan bantuan sinar-X, mereka melihat lubang kecil di lapisan tengah gigi.

Apa penyebab kehilangan gigi?

Tidak diketahui persis apa yang menyebabkan gigi keropos. Namun, para peneliti menduga bahwa penyebabnya bisa kerusakan enamel, beberapa infeksi bakteri dan penggunaan fluoride yang berlebihan.

Kehilangan awal diyakini telah dimulai dari lubang kecil yang tak terlihat di permukaan gigi. Meski sangat, sangat kecil, lubang tetap memungkinkan bakteri memasuki lapisan dalam gigi.

Kemudian secara bertahap lubang kecil ditutup setelah menggunakan pasta gigi yang mengandung fluor secara terus menerus. Inilah yang diduga menyebabkan pembentukan lubang di dalam gigi dan tidak terlihat di bagian luar.

Lubang yang semula kecil bisa diperbesar dan tersebar di pulpa gigi. Pulpa adalah bagian terdalam dari gigi yang terbuat dari pembuluh darah dan serabut saraf. Kerusakan pada bagian ini dapat menyebabkan gigi sensitif, sakit, infeksi, sampai gigi rontok.

Berbagai faktor membuat gigi keropos

Secara tidak sengaja, ada banyak kebiasaan sehari-hari yang dapat memicu kehilangan gigi. Pada dasarnya, semua hal yang dapat memicu timbulnya pembusukan gigi dapat menyebabkan kehilangan gigi. Beberapa dari mereka seperti:

1. Kebersihan gigi buruk

penyebab halitosis
Mulut kotor adalah penyebab utama munculnya plak di bawah garis gusi, permukaan gigi dan di antara gigi. Plak adalah lapisan tipis dan lengket yang diisi oleh jutaan bakteri. buruk

Jika Anda tidak rajin menyikat gigi, plak akan terus terbentuk dan menumpuk. Plak yang terus menumpuk dari waktu ke waktu dapat menyebabkan kerusakan gigi dan porositas.

2. Makanan dan minuman asam

makan banyak lemak
Salah satu penyebab paling umum dari kehilangan gigi adalah paparan asam pada makanan dan minuman yang Anda konsumsi setiap hari.

Air liur secara alami menetralkan asam di mulut untuk melindungi gigi. Namun, jika Anda terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman asam, enamel dan dentin akan perlahan-lahan terkikis. Kondisi ini semakin parah jika Anda jarang menyikat gigi.

Makan semua yang manis juga bisa menyebabkan hal yang sama. Saat makan makanan manis, bakteri di mulut menghasilkan asam. Nah, asam ini bisa menyebabkan kerusakan gigi.

3. Mulut kering

xerostomia dari tandu kering adalah
Mulut kering (xerostomia) juga bisa menjadi pemicu gigi keropos. Kondisi ini disebabkan oleh kenyataan bahwa tubuh Anda menghasilkan lebih sedikit air liur.

Padahal, air liur penting untuk menjaga mulut tetap lembab dan membantu membersihkan sisa-sisa makanan yang menempel di permukaan gigi.

Di sisi lain, bahkan senyawa yang ada dalam air liur berperan melawan asam dan bakteri yang menyerang gigi. Selama dan setelah makan makanan asam, air liur membantu menetralkan asam di mulut.

Inilah sebabnya mengapa mulut kering dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi.

Baca juga :

Posted in: Kesehatan

Comments are closed.