Pengertian Sistem Informasi Manajemen serta Fungsi dan Tujuannya

Aug 3, 2019 |

Pengertian Sistem Informasi Manajemen serta Fungsi dan Tujuannya – Diskusikan pengertian sistem informasi manajemen dan fungsinya, tujuan, manfaat dan juga contoh. Mengikuti

Memahami Sistem Manajemen Informasi

Sistem Informasi Manajemen adalah sistem perencanaan dalam perusahaan yang melibatkan pengendalian internal seperti penggunaan sumber daya, dokumen, teknologi, dan manajemen akuntansi sebagai salah satu strategi dalam bisnis.

Pada dasarnya, sistem informasi manajemen dalam bisnis atau perusahaan bertujuan untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan dan menganalisis informasi dan kemudian menyebarluaskannya untuk tujuan tertentu. Sistem informasi manajemen berguna sebagai referensi untuk pengambilan keputusan dalam suatu organisasi atau perusahaan.

Sistem Informasi Manajemen

Beberapa ahli dalam manajemen telah menjelaskan definisi sistem informasi manajemen, termasuk:

Menurut Raymond McLeod Jr

Sistem Informasi Manajemen adalah sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi untuk banyak pengguna yang memiliki kebutuhan yang sama. Informasi ini menggambarkan perusahaan atau salah satu sistem utamanya tentang apa yang telah terjadi di masa lalu, apa yang terjadi sekarang, dan apa yang mungkin terjadi di masa depan.

Menurut Nash dan Robert

Sistem informasi manajemen adalah kombinasi dari pengguna / orang, teknologi, media, prosedur, dan juga kontrol, yang memiliki tujuan tertentu. Tujuannya adalah untuk mendapatkan saluran komunikasi, proses jenis transaksi, dan manajemen sinyal ke acara di suatu organisasi / perusahaan.

Fungsi Sistem Informasi Manajemen

  • Mempermudah manajer untuk merencanakan, mengawasi, mengarahkan, dan mendelegasikan pekerjaan kepada semua anggota tim melalui satu perintah atau hubungan koordinasi.
  • Data yang disajikan lebih efektif dan efisien dan lebih akurat dan tepat waktu.
  • Dapat menjadi upaya untuk meningkatkan produktivitas tetapi mengurangi biaya organisasi.
  • Melalui sistem kerja yang terkoordinasi dan sistematis dengan baik dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Tujuan Sistem Informasi Manajemen

  • Pengumpulan data dapat memberikan informasi yang dapat mendukung pengambilan keputusan.
  • Informasi berguna dalam merencanakan, mengendalikan, mengevaluasi, dan juga terus meningkatkan.
  • Sistem informasi dapat digunakan sebagai dasar untuk menghitung harga produk, layanan dan untuk tujuan lain seperti yang dipersyaratkan oleh manajemen.

Contoh Sistem Informasi Manajemen

Di perusahaan besar dan lama, sistem informasi biasanya terstruktur dan diprogram dengan sangat baik. Sistem informasi manajemen mengatur bagaimana interaksi dalam perusahaan dan perusahaan dapat bekerja sesuai dengan prosedur yang berlaku,

misalnya dalam sistem informasi produksi, sistem informasi pemasaran, dan dalam kegiatan lainnya.

Beberapa contoh penerapan sistem informasi di perusahaan meliputi:

1. Perencanaan Sumber Daya Perusahaan (ERP)

Perusahaan menggunakan sistem ERP untuk mengelola dan melakukan pengawasan terintegrasi di bidang akuntansi, keuangan, pemasaran, sumber daya manusia, operasi dan unit manajemen persediaan.

2. Manajemen Rantai Pasokan (SCM)

Seperti namanya, sistem informasi manajemen ini bergerak untuk menyajikan data terintegrasi terkait dengan pasokan bahan baku, seperti pemasok, produsen, pengecer ke pelanggan terakhir.

3. Sistem Pemrosesan Transaksi (TPS)

Program yang bermanfaat untuk sejumlah besar proses yang sering terjadi. Biasanya diterapkan pada gaji dan manajemen investasi.

4. Sistem Otomasi Kantor (OAS)

Sistem informasi manajemen ini paling sering diterapkan pada perusahaan besar dan kecil yang berguna untuk meluncurkan sistem informasi melalui integrasi server komputer dalam perusahaan.

Baca Juga :

Posted in: Pendidikan | Tags:

Comments are closed.