Mengenal Lapisan Atmosfer Fungsi Struktur Berikut Strukturnya

Jul 2, 2019 |

http://soons.co.id – Atmosfer adalah lapisan gas yang menutupi sebuah planet dari permukaannya ke angkasa. Di Bumi, atmosfer dimulai pada ketinggian 0 km dari tanah pada ketinggian 560 km. Atmosfer bumi terdiri dari berbagai jenis gas dengan komposisi berbeda. Gas nitrogen (78,08%) dan gas oksigen (20,95%) adalah dua jenis gas dengan komposisi tertinggi. Atmosfer tidak hanya terdiri dari gas yang berbeda, tetapi juga lapisan yang berbeda dengan fungsi yang berbeda. Bagaimana struktur atmosfer dan fungsinya? Sekarang kita akan membahasnya secara lengkap dengan gambar!

Suasana dan tingkat fungsional

Atmosfer bumi dibagi menjadi beberapa lapisan tergantung pada fungsi dan komposisi kandungan gas. Struktur lapisan atmosfer dari yang terendah ke yang tertinggi adalah troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer dan ekosfer. Level-level ini dan tingginya ditunjukkan pada gambar berikut.

Lapisan dan fungsi atmosfer

1. Troposfer (0 hingga 10 km)

Troposfer adalah lapisan atmosfer yang terletak di tanah dekat permukaan bumi, yang terletak pada ketinggian dari 0 hingga 10 km. Lapisan atmosfer ini bertindak sebagai habitat bagi manusia, tumbuhan, hewan, dan makhluk hidup lainnya. Apalagi di atmosfer ini fenomena meteorologis terjadi seperti awan, petir, topan dan badai.

Fungsi troposfer sebagai habitat dimungkinkan karena dalam lapisan ini gas terakumulasi dari oksigen, nitrogen, uap air, dan karbon dioksida. Fungsi oksigen-gas untuk pernapasan manusia dan hewan. Gas nitrogen berperan untuk kehidupan tanaman. Sementara ada banyak uap air dan karbon dioksida di lapisan ini yang bertindak sebagai stabilisator atau pemelihara keseimbangan suhu permukaan bumi, khususnya suhu yang dipengaruhi oleh radiasi matahari dari radiasi inframerah. Karena fungsi ini, permukaan bumi dapat memiliki suhu yang stabil dan memungkinkan makhluk hidup untuk bertahan hidup

Di troposfer, semakin tinggi suhunya, semakin rendah suhunya. Setiap kali kita naik hingga 1000 meter di atas permukaan laut, suhu udara turun 0,5-0,6 derajat Celcius. Ini dapat ditunjukkan dengan membandingkan suhu udara di dekat pantai dengan suhu udara di puncak yang lebih dingin.

Penurunan suhu dengan meningkatnya ketinggian di troposfer dipengaruhi oleh penyerapan radiasi gelombang pendek dari matahari, yang disebabkan oleh komposisi gas-gas troposfer. Permukaan bumi, yang menghasilkan panas udara melalui konduksi panas, konveksi, sublimasi, dan kondensasi, membuat troposfer bagian bawah terlihat lebih hangat.
pengiklanan

Antara troposfer dan stratosfer, ada transisi yang disebut tropopause, yang sering menjadi jejak pesawat.

2. Lapisan stratosfer (10 hingga 30 km)

Stratosfer memiliki komposisi gas yang hampir sesuai dengan troposfer. Perbedaannya adalah bahwa stratosfer memiliki dua lapisan molekul gas khusus yang diposisikan di bagian bawah dan atas. Bagian bawah adalah lapisan gas yang mengandung sulfat, yang mempengaruhi pembentukan hujan, sedangkan bagian atas adalah lapisan ozon, yang mempengaruhi penyerapan radiasi matahari.

Berbeda dengan troposfer, stratosfer adalah lapisan inversi. Artinya, semakin tinggi posisi di lapisan ini, semakin tinggi suhu udara. Peningkatan suhu disebabkan oleh penyerapan radiasi UV oleh lapisan ozon.

Antara stratosfer dan mesosfer ada transisi yang disebut stratopause.

3. Lapisan mesosfer (30 hingga 50 km)

Lapisan mesosfer adalah lapisan atmosfer yang sangat dingin yaitu pada -100 derajat Celcius. Lapisan atmosfer ini berfungsi untuk melindungi bumi dari meteor yang jatuh dari luar angkasa. Meteor, yang umumnya sangat panas, menjadi kecil saat memasuki lapisan mesosfer yang dingin, sehingga meteor itu tidak membahayakan kehidupan di permukaan bumi.

Di lapisan mesosfer ada lapisan ionik bermuatan listrik, yang disebut sebagai lapisan D. Lapisan ini terbentuk ketika sinar ultraviolet dalam molekul udara bertemu dengan elektron bermuatan negatif. Di lapisan ini, awan malam muncul, berasal dari uap air atau debu meteorit.

4. Lapisan termosfer (50 hingga 80 km)

Lapisan termosfer adalah lapisan di mana gas terionisasi oleh radiasi matahari. Oleh karena itu, sering disebut sebagai ionosfer. Gas terionisasi pada lapisan ini menyebabkan termosfer memantulkan sinyal radio yang datang dari permukaan bumi dan kembali ke Bumi. Ini memfasilitasi komunikasi jarak jauh.

Pada lapisan ionosfer di sekitar kutub, aurora sering muncul pada cahaya pagi atau malam hari karena ionisasi radiasi matahari.

5. Eksosfer (> 300 km)

Eksosfer mengandung gas hidrogen dengan komposisi terbesar. Semakin dekat ruangan, semakin tipis kepadatan udara di lapisan ini. Lapisan atmosfer ini berfungsi sebagai ruang untuk satelit buatan.

Nah, inilah penjelasan tentang struktur atmosfer dan fungsinya. Lapisan atmosfer dengan komposisi dan struktur seperti itu masih hidup hingga kehidupan di Bumi. Ini tentu saja merupakan kesempurnaan ciptaan yang hanya bisa dicapai melalui esensi Yang Mahakuasa. Itu sebabnya kita harus bersyukur atas semua hadiah ini.

Sumber: lapisan atmosfer

Baca Artikel Lainnya:

Mengenal Corak Kerajaan Gowa Tallo

Fungsi Obat Metformin Dosis Dan Efek Sampingnya

 

Posted in: Pendidikan | Tags: , ,

Comments are closed.