Manfaat dan Efek Samping Bwang Putih Untuk Ibu Menyusui

Oct 1, 2019 |

Selain dikenal sebagai bumbu masakan, bawang putih juga sudah dikenal sebagai obat. Manfaat bawang putih sangat banyak, mulai dari menurunkan tekanan darah, menghilangkan infeksi, mengontrol kolesterol. Meski begitu, ada segudang khasiat bagi kesehatan tubuh, bawang putih adalah bumbu yang dihindari saat menyusui. Dia mengatakan bahwa makan bawang putih selama menyusui dapat mempengaruhi produksi ASI.

Apakah aman bagi ibu menyusui untuk makan bawang putih?

Seperti halnya ibu hamil, ibu menyusui juga perlu menjaga asupan makanan. Salah satunya dalam ramuan, yaitu bawang putih. Mengapa ini menjadi perhatian? Karena hampir semua makanan menggunakan bawang putih sebagai bahan penyedap, terutama masakan tumis.

Bawang putih diketahui memiliki allicin yang mampu mengobati penyakit tertentu, sehingga telah digunakan sebagai obat sejak zaman kuno oleh orang-orang Yunani, Mesir dan Cina. Selain itu, bawang putih juga mengandung vitamin, mineral dan asam amino yang dapat membantu kondisi kesehatan tertentu, seperti mengobati infeksi, kembung, masalah pencernaan, mengendalikan tekanan darah dan kadar kolesterol.

Semua kandungan bawang putih setelah makan pasti akan berpengaruh pada tubuh. Pada ibu menyusui, makan bawang putih tentu dapat mempengaruhi bayi. Itu sebabnya, meminum ramuan ini saat menyusui adalah perhatian para ahli kesehatan. Namun, apakah aman bagi ibu menyusui untuk mengkonsumsi herbal ini?

Jawabannya adalah ibu menyusui sangat percaya diri dalam mengonsumsi bawang putih secukupnya. Ini mendukung kesehatan ibu dan anak. Dengan catatan, selama anak tidak menunjukkan reaksi alergi pada isi bawang putih.

bawang putih untuk flu
Juga, dan minum ibu menyusui makan bawang putih
Meski aman, akan lebih baik jika Anda memahami manfaat dan efek samping dari mengonsumsi bawang putih selama menyusui. Bawang putih mengandung berbagai nutrisi yang dapat menyehatkan tubuh ibu.

Selain itu, bawang putih juga memiliki senyawa galactagogue, yang selalu digunakan sebagai pengobatan untuk merangsang produksi susu untuk meningkatkan pasokan susu. Ini bisa menjadi cara alternatif bagi wanita yang produksi ASInya berkurang.

Namun, ada juga efek samping yang mungkin terjadi, yaitu aroma bawang putih yang menyengat dapat mengubah bau ASI. Rasa ASI mungkin sedikit berubah karena bawang putih. Jika anak tidak menyukai perubahan ini, mungkin perlu mengurangi bawang putih.

Bawang putih juga dapat memicu kolik pada bayi baru lahir. Aroma dan rasa susu yang berubah karena bawang putih bisa membuat bayi menangis dan tidak mau menyusu.

Dalam situasi ini, perlu untuk mengurangi atau menghentikan asupan bawang putih selama menyusui. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika ada sesuatu yang ingin Anda tanyakan tentang mengonsumsi bawang putih saat menyusui.

Cara mendapatkan manfaat bawang putih saat menyusui

pergi ke dokter kandungan
Cara sederhana untuk mendapatkan manfaat bawang putih selama menyusui adalah menambahkan satu atau dua siung bawang putih ke dalam makanan.

Anda dapat menggunakannya untuk membumbui berbagai hidangan termasuk sayuran, daging, pasta, dan makanan laut. Bawang putih juga tersedia sebagai suplemen. Namun, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakannya.

Berdasarkan laporan yang disusun oleh Bethesda, MD, pada tahun 2006 ia menjelaskan penggunaan suplemen bawang putih pada ibu menyusui. Makan suplemen bawang putih pada ibu menyusui tidak menimbulkan efek negatif pada ibu dan bayi. Efek samping dari suplemen ini juga dapat diatasi dengan benar oleh para ibu.

Namun, bawang putih yang memiliki efek anti-platelet harus digunakan dengan sangat hati-hati pada wanita yang berisiko perdarahan. Demikian pula dengan wanita yang alergi dengan bahan-bahan tertentu hadir dalam bawang putih dan jenis bawang lainnya.

Baca juga :

Posted in: Kesehatan

Comments are closed.